Kamis, 04 Oktober 2012

Ibu

"Ibu mencintai kita seolah tak ada hari esok, sementara kita terus berjanji akan membahagiakannya besok atau nanti, jika sudah selesai dengan diri kita sendiri. Mungkin kita berjanji—diucapkan atau sekadar pada diri sendiri—akan membelikannya rumah megah, mobil mewah, atau memberangkatkannya naik haji. Tapi kapankah akan terjadi? Entahlah, tidak ada yang tahu. Sementara ibu kita terus menyayangi dan mencintai kita dengan luar biasa, meski dengan cara-cara sederhana. Mendoakan kita, mencium atau tersenyum. Kita? Entahlah. Barangkali takdir kedua kita sebagai anak adalah (mengaku) mencintai ibu kita, dengan pembuktian-pembuktian yang selalu tertunda." 

(Fahd Djibran, kuntawiaji.tumblr.com)

Sabtu, 15 September 2012

AKBER "Akademi Berbagi"

hay ... hallooo :))
Selamat malam minggu semuanya, eh malem minggu apa sabtu malem ya :p
hahaha terserah temen-temen semua lahyaa, kalo aku sih bilangnya sabtu malem :D
*apasih ini malah ngelantur :D*

 Oyaa, malem ini aku mau share pengalaman pertama kali aku buat ikutan kelas di akademi berbagi (akbersby) nih.
Nah, temen-temen pasti udah tau kan apa itu Akademi Berbagi? :D
Menurutku akademi berbagi ini adalah sebuah social movement yang bertujuan untuk berbagi ilmu, pengetahuan, pengalaman dan wawasan buat temen-temen yang butuh dan mau gabung dikelas akber ini. Materinya macem-macem misalnya nih tadi ada socialpreneur, social networking, jurnalistik, public speaking dan masih banyak lagi. Oya, guru-gurunya juga ahli di bidangnya lhoh. Dan semua itu bisa didapat FREE!!

Kelas akber kali ini bertempat di Grapari, depan Plaza Surabaya, dan gurunya kali ini adalah mbak Ainun!! Foundernya Akademi Berbagi. Beruntung banget rasanya, baru pertama kali gabung udah ketemu langsung sama pemberi inspirasi. Waktu selesai kelas, aku deg-degan, agak takut juga sih mau salaman atau sekedar say hai gak nih sama mbak Ainun. Alhamdulillaah, akhirnyaa aku bisa salaman dan ngobrol sedikit dengan mbak Ai, dan ternyataaaa dia alumni SMANSSA juga lhoh *bangga*. Setelah foto-foto, aku kepikiran buat minta tanda tangan nya mbak Ai, kapan lagi coba bisa ketemu? Nah, ini dia pesan mbak Ai buat aku :")




Satu lagi nih, kata-kata inspirasi dari mbak Ai yang masih nancep banget dipikiran aku sampai saat ini "Pendidikan adalah hak dasar setiap manusia. Pendidikan bukan hanya kewajiban pemerintah aja, kita wajib berbagi ilmu, entah itu ilmu apa aja." Bener sekali, membuat orang lain bisa dengan ilmu yang kita bagi kepada mereka, lebih lebih dalam dan bermakna manfaatnya demi kemajuan Indonesia kita :D

Yap! Aku yakin bergabung di Akber bisa memberikan manfaat yang gak ternilai baik itu buat diriku sendiri ataupun buat orang lain :')




Rabu, 29 Agustus 2012

SWAYANAKA

Swayanaka didirikan atas sebuah kesenjangan yang ada dimana permasalahan anak di negeri ini yang semakin hari kian memprihatinkan. Dan oleh karenanya Swayanaka mengambil peran strategisnya untuk bisa berkontribusi demi anak-anak Indonesia yang lebih baik. Sedikit melihat kebelakang mengenai sejarah Swayanaka, Swayanaka berdiri tahun 70 an yang saat itu dirintis oleh mahasiswa kedokteran UNAIR Surabaya. Pendirinya adalah Dr Noorwati Sp.PD K-HOM yang sekarang menjadi salah satu dosen di FK UI, beberapa pelopor lain seperti Dr Sundari Manoppo, Dr Maya S Saleh, Pak Haryo Dhanardono, Bu Endang Hamzah, Dr Anita Sp.RM, Dr Sjahjenny Sp.PA, Dr Erwin Ramawan Sp.OT, Drg Satiti Kuntari Pranawa, Dr Indirawati Sp.Rad, Dr Sasongko Sp.A, Dr Budi Rahayu yang sekarang menjadi kepala DINKES Prov Jatim dan masih banyak lagi yang lainnya. Swayanaka yang dulu awalnya digagas oleh mahasiswa FK UNAIR lalu kemudian menyebar melintasi berbagai disiplin ilmu mulai dari suarabaya yaitu mahasiswa FISIP, FKG, FE, mhs ITS, ITATS, UBAYA, ITN Malang, dll. Swayanaka didirikan dengan semangat akan kecintaan dan kepedulian akan masa depan anak Indonesia lebih baik. Banyaknya kegiatan yang dilakukan saat itu serta banyaknya elemen pendukung salah satunya Prof. Moersintowarti B N Sp.A(K) sebagai pembina saat itu menjadikan Swayanaka menjadi sebuah organisasi yang besar dan berperan penting dalam memperbaiki kondisi anak saat itu. Diantara banyak hasil yang dicapai diantaranya didirikannya sekolah-sekolah anak-anak, advokasi permasalahan anak ke pemerintah, dan masih banyak hal yang lain.
Swayanaka sendiri telah berkembang dibeberapa kota seperti Jakarta, Malang dan tentunya Surabaya. Saat ini Swayanaka Surabaya sudah banyak mengadakan kegiatan yang tentunya berkaitan tentang kesejahteraan anak-anak di Surabaya. Saya tidak sengaja bergabung dengan organisasi ini, berawal dari iseng pengen jalan-jalan akhirnya ditawarin temen buat ikut outbond Swayanaka di Lawang. Abis itu yaudah deh gabung, eh tau-taunya langsung dijadiin penanggung jawab buat acara seminar ttg anak-anak yang cakupannya sekota Surabaya, jadilah saya ketua panitia. Yap, disitu jadi tau gimana rasanya memperjuangkan hak anak-anak yang kurang beruntung ceileeeh :p

Sabtu, 14 April 2012

Our Story

So it didn't go to plan 
It's hard to understand 
But now I know this is just our story 
I will set out on my way 
You're never in one place 
And now I can learn to walk before we, 

Run away to the sin, 
It's just me 
It's just you 
One day at a time 

When nothing's for sure 
We can throw the past away now 
Cause we don't need it anymore 
One day at a time 
Cause I still believe that it's ours for the taking 
I know that we can make it one day 
At a time 

Yeah, we hear it from our friends 
They tell us how this ends 
But they don't know this is not their story 
I know we will find a way 
We're gonna be okay 
Cause I'm here 
You don't need to worry 

Now all we should be 
Is just you and me 
One day at a time 

When nothings for sure 
We can throw the past away 
Cause we don't need it anymore 
One day at a time 
Cause I still believe that it's ours for the taking 
And I know that we can make it 
One day, One day at a time 

We'll flee the memories like the dark, the in between 
I want everything 
And love I know will carry us 
With you I'll always have enough 
We'll work together through this life 
One day at a time 

So It didn't go to plan 
It's hard to understand 
But now I know this is just our story 

One day at a time 
When nothings for sure 
We can throw the past away now 
Cause we don't need it anymore 

We've got the rest of our lives 
and I still believe that it's ours for the taking 
and I know we're gonna make it 
one day, one day at a time 
one day at a time


#random feelings

Selasa, 03 April 2012

Thank you, ACE !

Today, I've got it.
yeah. Finally, after such a long wait to take it..

TARAAAAA !!!


Jumat, 30 Maret 2012

Breakage in Wrong Aspiration



Today, I've read an messenger broadcast from my friend. Initially, I ignored the message. Then, when I've arrived at the boarding house, I read it. At first glance, the message was plain, but I understand its contents slowly. The content of the message was very touching to me. Check this message out !

"Buat kalian para mahasiswa yang berdemo mengatas 
namakan kepentingan rakyat dan para pendukungnya.
Yang merasa perbuatan mereka benar. Silahkan baca ini baik-baik.
Kalian para mahasiswa membawa nama kami di jalan.
Berteriak sana-sini mengatas namakan kepentingan kami 
masyarakat Indonesia, rakyat kecil, pegawai kecil, buruh.
Alih-alih membela kami, kalian justru menghancurkan fasilitas umum
yang dibangun dengan uang dan keringat kami. 
Tak jarang kalian membuat kami ketakutan ngeri dengan 
perbuatan kalian. Kalian seperti binatang yang membabi buta. 
Tak jarang kalian bentrok dengan warga sekitar. Warga=Masyarakat.
Yang lebih lucu lagi dari protes kalian adalah .. kalian merusak kantor-kantor,
restoran cepat saji, showroom mobil, mobil pengangkut minuman dan gas.
Tak jarang kalian pun menjarah isinya. Dan kalian lupa, satpam, office boy,
CS, pelayang, supir dan pegawai kecil lainnya adalah kami Masyarakat Indonesia!
Kami yang katanya kalian bela, tahu kah kalian wahai yang katanya mahasiswa,
kami sopir taksi tak berani menarik penumpang karena takut terjebak di tengah keributan
dan menjadi korban. Padahal keluarga kami juga butuh makan. 
Tahukah kalian OB dan pegawai rendahan terpaksa harus mengeluarkan ongkos lebih banyak
untuk menghindari daerah kerusuhan yang kalian ciptakan. 
Apakah kalian pernah berpikir, kalian bukannya meringankan beban kami, kalian justu
menambah beban kami. Bisakah kalian berdemo dengan cara yang lebih mulia?
Belajarlah, kembali kebangku kuliah kalian. Jadilah juara ! Jadilah orang hebat yang 
kelak memimpin negara ini, yang kelak jadi direktur, yang kelak jadi manager atau 
bahkan jadi pengusaha hebat. Bukalah lapangan kerja untuk kami !
Majukan kehidupan kami ! Kehidupan kami rakyat Indonesia, rakyat miskin 
dengan cara yang lebih baik ! Majukanlah bangsa ini dengan prestasi kalian.
Jangan biarkan simpati kami berubah menjadi antipati terhadap kalian !
Jangan biarkan arti mahasiswa sama dengan preman !   

not like this



is it mahasiswa?

or like this, maybe? hehe :p

  

This is our inner voice, the people of Indonesia. demo can be done, but students should not undermine the aspirations of public facilities. 

As a student, I do not agree with the anarchist demonstrations. I suggested to my friends for more students in presenting a more noble aspirations and protests. government should facilitate a way to listen to the aspirations of the people. Such as creating a forum of students meeting with the government, maybe? Indonesia would be better.

poverty. you heart touched, isn't?


Indonesia need us, to overcome poverty and hunger. Raise the degree of public health. Managing the resources we have. Who else if not us? Let's learn and study, so tomorrow we can set the Indonesia government to be even better.
  :)








 



Senin, 26 Maret 2012

is it a destiny ?

well. Today, I've put my BDP's picture in my phone. ahaha wait, I can't call it my BDP again because he isn't mine again. Then I tweet about my wallpaper which is said that I miss the man in my phone wallpaper so much. Here, whether by chance or fate, I've got one mention from a man that I missed earlier, BDP. haha I'm very pleased, you don't know how happy I am. haha I hope I can be able to have an special relationship with him again #ngarep hahaha







haha It's just kidding. I've my own life the which is not just to think about my lovelife. I've have my dream to realize. Realize the BDP to be my boyfriend *ngarep lagi :p * hihi. Pray and struggle Laras, as a student you have many dependents for family, nation and state.